Sunday, November 13, 2011

Bunga Bangkai Ditemukan Tumbuh di Langowan

Bunga Bangkai
Fenomena aneh dan langka terjadi pertama kalinya di Tanah Minahasa, Lebih Khusus Kecamatan Langowan Barat (Labar).

Bunga Amorphophallus paeoniifolius atau biasa disebut bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah milik Keluarga Maengkom -Massie di Kecamatan Langowan Barat Desa Walantakan Jaga I.

Keberadaan bunga yang mengeluarkan bau bangkai itu, pertama kali diketahui Miszel , sejak jumat (11/11/11), Ketika sedang duduk ngobrol bersama sang adik Pey Massie di pores rumah. Kemudian saja Pey dengan rasa aneh menunjuk jarinya kepada Miszel untuk melihat bunga yang warnanya kelihatan sangat aneh. Rasa penasaran membuat dirinya berdiri dan mencari tunjukan jari Pey tersebut. Ternyata, tunjukan Pey tersebut merupakan tanaman langkah yang tumbuh di pekarangan rumahnya.

“Pas kita badiri pigi lia, kita mati heran dengan dia pe bentuk dengan dia pe warna, seketika itu jo kita langsung pangge pe Pey untuk lia tu bunga, Pey le ta kage pas lia tu bunga ini, mar waktu dapa lia tu bunga ini masih ta tutup dengan rumpu. Saat itu torang langsung ada pemikiran mungkin ini bunga Rafflesia yang tumbu besar itu, padahal kote bunga itu merupakan jenis bunga Amorphophallus paeoniifolius atau bunga Bangkai." ujar Miszel

Ia mengaku kaget dengan keberadaan bunga bangkai itu.

“Awalnya hanya tumbuh tunas yang kemudian mekar dan mengeluarkan mahkota,” ujar Miszel yang ditemani Winston Maengkom Suaminya .

Dijelaskan Miszel dan Winston bau membusuk yang keluar dari bunga berwarna merah itu biasanya terjadi pada sore menjelang malam hari. Aromanya akan semakin menyengat pada tengah malam.

“Kalau baunya sudah keluar, kami sekeluarga tidak sanggup menahan aromanya, seperti mencium bangkai tikus di depan hidung saja,” tukas keduanya seperti dilansir manadotoday.

Bunga Amorphophallus paeoniifolius atau bunga bangkai yang memiliki tinggi 45 cm itu, sontak mendapatkan perhatian dari warga sekitar yang ingin melihat langsung fenomena langka ini. Sebab, bunga bangkai ini biasanya tumbuh di pedalaman hutan rimba.

Revelino Toar salah seorang warga Langowan yang turut menonton bunga bangkai itu mengaku baru pertama kali melihatnya secara langsung. Toar mengaku selama ini hanya tahu bentuk bunga bangkai dari televisi atau dari surat kabar (Media).

“Baru ini kali komang kita lia bunga sama dengan ini, yang lebeh aneh dia ada bertumbu di pekarangan bunga yang se-tahu kita dia tumbu di hutan" ujar Toar dengan herannya.

sumber: www.manadotoday.com

No comments:

Post a Comment

Post a Comment